Langsung ke konten utama

Koperasi Karyawan PT. CBA MS Mampu Ciptakan Kemajuan Perekonomian Bangsa melalui Simpan Pinjam

 

Koperasi Karyawan PT. CBA MS Mampu Ciptakan Kemajuan Perekonomian Bangsa melalui Simpan Pinjam

 ABSTRAK

Objek : Koperasi merupakan badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi yang melandaskan kegiatannya berdasarkan atas azas kekeluargaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep, aliran, dan sejarah dari Koperasi Karyawan PT. CBA MS. Koperasi Karyawan PT. CBA MS merupakan koperasi simpan pinjam yang biasanya memiliki berbagai macam usaha. Usaha yang diselenggarakan oleh Koperasi Karyawan PT. CBA MS sebagai berikut, penyaluran bahan-bahan kebutuhan primer maupun sekunder, pengadaan barang dan jasa (seperti jasa kebersihan, jasa angkutan, biro perjalanan, percetakan, foto copy dan Alat Tulis Kantor (ATK), dan lainnya), penyertaan modal pada bank, kerjasama antar koperasi, dan lainnya.

Teknik Analisa : Teknik yang digunakan adalah Teknik penelitian analisis konten.

Sumber Data : Kajian pustaka mencakup informasi yang diperoleh dari sumber yang dipilih melalui website Koperasi Karyawan PT. CBA MS.

Metode Penelitian : Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif yang menggambarkan atau mendeskripsikan secara fakta tentang konsep yang dianut oleh Koperasi Karyawan PT. CBA MS, serta aliran yang dianut oleh Koperasi Karyawan PT. CBA MS, serta sejarah Koperasi Karyawan PT. CBA MS. Analisa ini dilakukan dengan tahapan pengumpulan data, observasi atau perbandingan antara materi dengan data Koperasi Karyawan PT. CBA MS, dan penarikan kesimpulan.

Hasil : Berdasarkan hasil penelitian yang saya lakukan, Koperasi Karyawan PT. CBA MS sesuai dengan Undang-Undang Dasar Koperasi Nomor 25 Tahun 1992 dan juga Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Nomor 27 dimana Koperasi Karyawan PT. CBA MS merupakan badan usaha bersama yang berdasarkan prinsip-prinsip koperasi atas azas kekeluargaan. Koperasi Karyawan PT. CBA MS menganut konsep koperasi negara berkembang dan menganut aliran koperasi persemakmuran.

Kesimpulan : Koperasi Karyawan PT. CBA MS merupakan koperasi yang selalu berusaha membangun, dan mengembangkan potensi serta kemampuan ekonomi anggotanya dan masyarakat pada umumnya untuk selalu meningkatkan kesejahteraaan ekonomi dan sosial anggota khususnya dan masyarakat pada umumnya dalam menjalankan segala jenis usahanya.

 

BAB I

I.1 Pengertian Koperasi Secara Umum

Menurut Undang – Undang Dasar Koperasi Nomor 25 Tahun 1992 “Koperasi merupakan badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi yang yang melandaskan kegiatannya berdasarkan atas azas kekeluargaan”.

Menurut analisa saya, konsep Koperasi Karyawan PT. CBA MS, sesuai dengan UUD Koperasi No. 25 Tahun 1992. Dimana Koperasi Karyawan PT. CBA MS merupakan badan usaha yang beranggotakan lebih dari 4000 anggota. Dimana anggota koperasi tersebut merupakan Karyawan PT. CBA Tbk dan Pensiunan PT. CBA Tbk. Serta Koperasi Karyawan PT. CBA MS berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perkonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasar atas azas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.

Menurut Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Nomor 27 “Koperasi adalah badan usaha yang mengorganisasir pemanfaatan dan pendayagunaan sumber daya ekonomi para anggotanya atas dasar prinsip – prinsip koperasi dan kaidah usaha ekonomi untuk meningkatkan taraf hidup anggota pada khususnya dan masyarakat kerja pada umumnya”. Dengan demikian maka koperasi merupakan gerakan ekonomi rakyat dan sokoguru perekonomian nasional.

Menurut analisa saya, Koperasi Karyawan PT. CBA MS, sesuai dengan PSAK No. 27, dimana Koperasi Karyawan PT. CBA MS bertujuan mewujudkan kesejahteraan Anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. Serta membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan pada masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya.

Maka dengan adanya pernyataan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa kateristik atau ciri – ciri utama koperasi adalah sebagai berikut :

1. Koperasi dibentuk oleh orang seorang yang memiliki satu kepentingan atau satu tujuan ekonomi yang sama.

2. Koperasi didirikan dan dikembangkan dengan azas kekeluargaan, yang mengikat pada nilai percaya diri, saling membantu/kesetiakawanan, keadilan, persamaan, dan demokrasi.

3. Koperasi didirikan, dimodali, dibiayai, diatur, dan diawasi serta dimanfaatkan sendiri oleh anggotanya.

4. Fungsi dari badan koperasi adalah menunjang kepentingan ekonomi anggotanya dalam rangka memajukan kesejahteraan anggotanya.

5. Jika terdapat kelebihan dari hasil usaha maka kelebihan itu digunakan untuk dana cadangan dan pemenuhan kebutuhan dari masyarakat umum yang bukan termasuk dari pada anggota koperasi.

Maka dari itu ciri-ciri Koperasi Karyawan PT. CBA MS memenuhi ciri utama dari sebuah koperasi, ciri-ciri dan karakteristik dari Koperasi Karyawan PT. CBA MS adalah sebagai berikut :

1.   Koperasi didirikan oleh kumpulan beberapa karyawan PT. CBA pusat serta dukungan dari Manajer yang memiliki kepentingan atau tujuan yang sama, yaitu membangun kesejahteraan bersama.

2.   Berdasarkan Anggaran Dasar Kopkar PT. CBA MS pasal 3 tentang “Landasan, Azas, dan Prinsip”, dikatakan bahwa koperasi berlandaskan Pancasila dan UUD 1945. Koperasi didirikan, dijalankan, dan dikembangkan sesuai dengan azas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi yang mengikat nilai kemandirian, persamaan, kerjasama, keadilan, kesetiakawanan, dan nilai percaya diri.

3.   Koperasi didirikan, dimodali, dibiayai, diatur, dan diawasi serta dimanfaatkan sendiri oleh anggotanya. Berdasarkan Anggaran Dasar Kopkar PT. CBA MS pasal 28 tentang “Modal Koperasi”, dikatakan bahwa Modal Koperasi terdiri dari modal sendiri dan modal pinjaman.

4.   Fungsinya membangun dan mengembangkan potesi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan pada masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya.

5.   Berdasarkan Anggaran Rumah Tangga Kopkar PT. CBA MS pasal 22 Bab XII tentang “Sisa Hasil Usaha (SHU)” dikatakan bahwa sisa atau kelebihan dari usaha akan dialokasikan 20% untuk dana cadangan dan 0.25% dana untuk sosial. Sisa presentase sebesar 79.5% akan dialokasikan untuk anggota koperasi.

I.2 Konsep Koperasi

Konsep dari Koperasi itu sendiri ada 3, yaitu :

1.      Konsep Koperasi Barat

Koperasi adalah organisasi swasta, yang dibentuk secara sukarela oleh orang – orang yang mempunyai persamaan kepentingan, dengan maksud mengurusi kepentingan para anggotanya serta menciptakan keuntungan timbal balik bagi anggota koperasi maupun perusahaan koperasi.

Menurut analisa saya, Konsep Koperasi Karyawan PT. CBA MS tidak sesuai dengan konsep koperasi barat, karena Koperasi Karyawan PT. CBA MS tidak hanya mengurusi kepentingan para anggotanya yang menciptakan keuntungan timbal balik bagi anggota koperasi maupun perusahaan koperasi. Melainkan, Koperasi Karyawan PT. CBA MS ingin mewujudkan kesejahteraan Anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya dengan berbagai usaha yang diselenggarakan oleh Koperasi Karyawan PT. CBA MS seperti melaksanakan kegiatan-kegiatan pengusahaan / penyaluran bahan-bahan kebutuhan primer maupun sekunder, menjalankan usaha di bidang pengadaan barang dan jasa, kegiatan penyertaan modal, pengadaan dan penjualan baran lain, dan masih banyak lainnya.

 

2.      Konsep Koperasi Sosialis

Koperasi direncanakan dan dikendalikan oleh pemerintah dan dibentuk dengan tujuan merasionalkan produksi, untuk menunjang perencanaan nasional.

Tujuannya untuk merasionalkan faktor produksi dari kepemilikan pribadi ke pemilikan kolektif. Menurut analisa saya, Konsep Koperasi Karyawan PT. CBA MS tidak sesuai dengan konsep koperasi sosialis, karena tujuan dari Koperasi Karyawan PT. CBA MS tidak hanya untuk merasionalkan faktor produksi dari kepemilikan pribadi ke pemilikan kolektif. Melainkan, tujuan dari Koperasi Karyawan PT.CBA MS itu sendiri untuk mewujudkan kesejahteraan Anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.

 

3.      Konsep Koperasi Negara Berkembang

Konsep ini mampunyai ciri –ciri yaitu dominasi dari pemerintah yang terlalu campur tangan dalam hal pembinaan dan pengembangannya.

Tujuan dari konsep ini yaitu lebih untuk meningkatkan kondisi sosial ekonomi anggotanya.

Menurut analisa saya, Konsep Koperasi Karyawan PT. CBA MS menganut konsep koperasi negara berkembang, karena Koperasi Karyawan PT. CBA MS merupakan organisasi atau badan usaha yang bertujuan untuk meningkatkan kondisi sosial ekonomi anggota koperasinya.  

I.3 Latar Belakang Terbentuknya Aliran Koperasi

Perbedaan ideologi suatu bangsa akan mengakibatkan perbedaan sistem perekonomiannya dan tentunya aliran koperasi yang dianutpun akan berbeda. Sebaliknya, setiap sistem perekonomian suatu bangsa juga akan menjiwai ideologi bangsanya dan aliran koperasinya pun akan menjiwai sistem perekonomian dan ideologi bangsa tersebut.



Ideologi

Sistem Perekonomian

Aliran Koperasi

Liberalisme/Kapitalisme

Sistem Ekonomi Bebas Liberal

Yardstick

Komunisme / Sosialisme

Sistem Ekonomi Sosialis

Sosialis

Tidak termasuk Liberalisme dan Sosialisme

Sistem Ekonomi Campuran

Persemakmuran (Commonwealth)


I.4 Aliran Koperasi

Secara umum aliran koperasi yang dianut oleh berbagai negara di dunia dapat dikelompokan berdasarkan peran gerakan koperasi dalam sistem perekonomian dan hubungannya dengan pemerintah. Paul Hubert Casselman membaginya menjadi 3 aliran:

1.      Aliran Yardstick

Ciri – ciri Aliran Yardstick :

1.      Aliran ini ada pada negara yang berideologi kapitalis atau ekonomi liberal.

2.      Fungsi koperasi dari pada aliran ini adalah sebagai kekuatan untuk mengimbangi, menetralkan, serta mengoreksi kesalahan.

3.      Peran pemerintah tidak ada karena keberhasilan dan kejatuhan koperasi ditanggung sepenuhnya oleh para anggotanya.

4.      Pengaruh aliran ini lebih kuat pada negara – negara barat, misalnya AS, Swedia, Denmark, Jerman, Belanda dll.

Menurut analisa saya, Aliran yang dianut oleh Koperasi Karyawan PT. CBA MS tidak sesuai dengan aliran Yardstick, karena aliran Yardstick lebih cocok untuk negara-negara barat yang memiliki ideologi Liberalisme/Kapitalisme dan juga untuk negara yang menganut sistem perekonomian yang bebas liberal. Aliran Koperasi Yardstick ini biasanya dipakai di negara Jerman, Belanda, dan lain-lain.  Aliran ini juga tidak sesuai, karena fungsi yang dijalankannya berbeda dengan fungsi yang dijalankan oleh Koperasi Karyawan PT.CBA MS. Fungsi Koperasi Karyawan PT. CBA MS itu sendiri untuk membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan pada masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya.

 

2.      Aliran Sosilais

Ciri – ciri Aliran Sosialis :

1.      Koperasi hanya sebagai alat yang efektif untuk mensejahterakan masyarakat dan menyatukan rakyat.

2.      Pengaruh aliran ini lebih kuat pada negara Eropa Timur dan Rusia.

Menurut analisa saya, Aliran yang dianut Koperasi Karyawan PT. CBA MS tidak sesuai dengan aliran Sosialis, karena aliran sosialis lebih cocok untuk negara-negara Kawasan Eropa Timur, dan Rusia. Dimana negara-negara Kawasan Eropa Timur memiliki Ideologi Komunisme/Sosialisme dan juga untuk negara yang memiliki sistem perekonomian yang sosialis. Aliran ini juga tidak sesuai dengan konsep dari Koperasi Karyawan PT.CBA MS itu sendiri, karena konsep dari Koperasi Karyawan PT. CBA MS bukan hanya sebagai alat yang efektif untuk mensejahterakan masyarakat dan menyatukan rakyat saja, melainkan juga untuk mensejahterakan anggota koperasinya itu sendiri.

 

3.      Aliran Persemakmuran (Commonwealth)

Ciri-ciri Aliran Persemakmuran :

1.      Koperasi sebagai alat yang efisien dan efektif dalam meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat.

2.      Koperasi sebagai wadah ekonomi rakyat berkedudukan strategis dan memegang peranan utama dalam struktur perekonomian masyarakat.

3.      Hubungan pemerintah dengan gerakan koperasi bersifat “Kemitraan (Partnership)”. Pemerintah sangat berperan dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang stabil bagi koperasi.

    Menurut analisa saya, Indonesia merupakan negara yang berideologikan Pancasila, serta memiliki sistem perekonomian Pancasila atau Demokrasi atau disebut juga sistem perekonomian campuran. Dan sudah dikatakan bahwa aliran sebuah koperasi menjiwai ideologi bangsa dan sistem perekonomian bangsa itu sendiri. Maka dari itu, Koperasi Karyawan PT. CBA MS menganut aliran Persemakmuran (Commonwealth) yang sesuai juga dengan pidato Moh. Hatta yaitu kemakmuran yang berasaskan koperasi. Serta, Koperasi Karyawan PT. CBA MS memiliki fungsi dan peran Membangun dan mengembangkan potesi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan pada masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya, berperan serta secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat, memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perkonomian nasional dengan koperasi sebagai sokogurunya, serta berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perkonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.

Dalam buku “Kemakmuran Masyarakat Berdasarkan Koperasi” karangan E.D. Damanik, Membagi koperasi menjadi 4 aliran atau schools of cooperatives berdasarkan peranan dan fungsinya dalam konstelasi perekonomian negara, yakni :

•         Cooperative Commonwealth School

Aliran ini merupakan cerminan sikap yang menginginkan dan memperjuangkan agar prinsip-prinsip koperasi diberlakukan pada bagian luas kegiatan manusia dan lembaga, sehingga koperasi memberi pengaruh dan kekuatan yang dominan di tengah masyarakat.

M. Hatta dalam pidatonya tgl. 23 Agustus 1945 dengan judul “Indonesia Aims and Ideals”, mengatakan bahwa yang dikehendaki bangsa Indonesia adalah suatu kemakmuran masyarakat yang berasaskan koperasi (what we Indonesias want to bring into existence is a Cooperative Commonwealth).

Menurut analisa saya, Aliran Koperasi Cooperative Commonwealth School sesuai dengan aliran yang dianut oleh Koperasi Karyawan PT. CBA MS yaitu aliran koperasi persemakmuran. dimana sesuai yang dikatakan M. Hatta dalam pidatonya, bahwa Indonesia adalah suatu kemakmuran masyarakat yang berasaskan koperasi. Dan juga Koperasi Karyawan PT. CBA MS menjalankan koperasinya berdasarkan asas kekeluargaan yang sesuai dengan asas koperasi. Koperasi Karyawan PT. CBA MS juga selalu memperjuangkan agar prinsip koperasi diberlakukan dalam berbagai kegiatan masyarakat.

•         School of Modified Capitalism / School of Competitive Yardstick

Suatu paham yang menganggap koperasi sebagai suatu bentuk kapitalisme, namun memiliki suatu perangkat peraturan yang menuju pada pengurangan dampak negatif dari kapitalis.

Menurut analisa saya, Aliran Koperasi School of Modified Capitalism / School of Competitive Yardstick tidak sesuai dengan aliran yang dianut oleh Koperasi Karyawan PT. CBA MS. Karena Koperasi Karyawan PT. CBA MS tidak termasuk koperasi yang berbentuk kapitalisme. Melainkan termasuk koperasi yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

•         The Socialist School

Suatu paham yang menganggap koperasi sebagai bagian dari sistem sosialis.

Menurut analisa saya, Aliran Koperasi The Socialist School tidak sesuai dengan aliran yang dianut oleh Koperasi Karyawan PT. CBA MS. Karena Koperasi Karyawan PT. CBA MS tidak menganut sistem perekonomian sosialis, melainkan menganut sistem perekonomian campuran, dimana Koperasi Karyawan PT. CBA MS itu sendiri menganut aliran koperasi persemakmuran.

•         Cooperative Sector School

Paham yang menganggap filsafat koperasi sebagai sesuatu yang berbeda dari kapitalisme maupun sosialisme, dan karenanya berada di antara kapitalis dan sosialis.

Menurut analisa saya, Aliran Koperasi Cooperative Sector School tidak sesuai dengan aliran yang dianut oleh Koperasi Karyawan PT. CBA MS karena Koperasi Karyawan PT. CBA MS tidak menganggap filsafat koperasi sebagai sesuatu yang berbeda dari kapitalisme maupun sosialisme. Dan juga, Koperasi Karyawan PT. CBA MS tidak berada diantara kapitalisme dan sosialis. Melainkan Koperasi Karyawan PT. CBA MS mempunyai paham ideologi tersendiri yaitu Pancasila, sebagaimana aliran Koperasi Karyawan PT. CBA MS adalah persemakmuran. 

I.5 Sejarah Lahirnya Koperasi Karyawan PT. CBA MS

Berawal dari sebuah keinginan yang tulus dari beberapa karyawan PT. CBA, Tbk. Dikantor pusat untuk membangun kesejahteraan bersama, maka pada tanggal 23 oktober 1998 dengan dukungan penuh dari manajemen, berdirilah sebuah koperasi dilingkungan PT. CBA, tbk. Untuk jumlah kepersetaan/keanggotaan Koperasi diawal tahun berdirinya berjumlah 1688 anggota, dan setelah adanya perkembangan yang terjadi dikoperasi sampai dengan tahun 2017 ini berjumlah 4406 anggota.

 

Source :

KopkarCBA. (2016) Kopkar CBA Batavia. [Online] Available from: http://kopkarcbabtv.com/tk.php. [Accessed: 11 Oktober 2020]

KopkarCBA. (2016) Kopkar CBA Batavia. [Online] Available from:  http://kopkarcbabtv.com/dokumen/Anggaran%20Dasar.pdf. [Accessed: 11 Oktober 2020]

KopkarCBA. (2016) Kopkar CBA Batavia. [Online] Available from:  http://kopkarcbabtv.com/dokumen/Anggaran%20Rumah%20Tangga.pdf. [Accessed: 11 Oktober 2020] 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keberhasilan Koperasi Kredit Yang Dijalankan Jerman, Memacu Indonesia Dalam Menjalankan Koperasi Kredit Sehingga Tergabung Dalam ICA

  Keberhasilan Koperasi Kredit Yang Dijalankan Jerman, Memacu Indonesia Dalam Menjalankan Koperasi Kredit Sehingga Tergabung Dalam ICA ABSTRAK Objektif : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil perbandingan Gerakan Koperasi Jerman dengan Gerakan Koperasi Indonesia. Teknik Analisa : Teknik Analisa yang digunakan adalah Teknik penelitian analisis konten. Sumber Data : Kajian pustaka mencakup informasi yang diperoleh dari sumber yang dipilih melalui website EDEKA, website DEKOPIN, buku Koperasi dalam Teori dan Praktek, buku Koperasi Asas-asas, Teori, dan Praktik, website BPK, website ICA. Metode Penelitian : Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian komparatif, dimana tinjauan pustaka yang digunakan untuk membandingkan keadaan satu variabel atau lebih pada dua atau lebih sampel yang berbeda, atau dua waktu yang berbeda (Sugiyono, 2014:54). Adapun penerapan penelitian komparatif pada penelitian ini digunakan untuk mengetahui perbandingan antara Ger...

Tugas 3 Pengantar Bisnis - Perkembangan Franchise di Indonesia

TUGAS PENGANTAR BISNIS (SOFTSKILL) PERKEMBANGAN FRANCHISE DI INDONESIA DISUSUN OLEH : NAMA     : VALERIE CLARA LAURENSIA NPM        :  26219453 KELAS     : 1EB03 UNIVERSITAS GUNADARMA 2019/2020 Pengertian Produk Produk adalah sesuatu yang dapat ditawarkan kepasar untuk diperhatikan, dimiliki, dipakai, atau dikonsumsi sehingga dapat memuaskan keinginan dan kebutuhan. Dalam pengertian luas, produk mencakup apa saja yang bisa dipasarkan, termasuk benda-benda fisik, jasa manusia, tempat, organisasi, dan idea atau gagasan (Wahyu Saidi, 2007). Jasa adalah produk yang terdiri dari aktivitas, manfaat, atau kepuasan yang dijual, seperti potong rambut, penyiapan pajak, dan perbaikan rumah. Pengertian Merek (Branding) Merupakan simbol pengejawantahan seluruh informasi yang berkait dengan produk atau jasa. Merek biasanya terdiri dari nama, logo dan seluruh el...

Tugas Pengantar Bisnis Bab 1

TUGAS PENGANTAR BISNIS (SOFTSKILL) NAMA   : VALERIE CLARA LAURENSIA KELAS   : 1EB03 NPM        : 26219453 UNIVERSITAS GUNADARMA PENGERTIAN, JENIS, DAN TUJUAN KEBIJAKAN BISNIS, SISTEM PEREKONOMIAN DAN SISTEM PASAR, UNSUR-UNSUR PENTING DALAM AKTIVITAS EKONOMI Ø     Pengertian Bisnis Bisnis dalam arti luas merupakan suatu istilah umum yang menggambarkan semua aktivitas dan institusi yang memproduksi barang dan jasa dalam kehidupan sehari-hari. Menurut Huat, T Chwee. Al (1990), bisnis merupakan suatu sistem yang memproduksi barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan masyarakat kita (business is then simply a system that produces goods and service to satisfy the need of our society). Menurut Griffin dan Ebert, bisnis merupakan suatu organisasi yang menyedikan barang atau jasa yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan. Jadi bisnis merupakan suatu kegiat...