Langsung ke konten utama

Tugas Pengantar Bisnis Bab 1


TUGAS PENGANTAR BISNIS (SOFTSKILL)




NAMA   : VALERIE CLARA LAURENSIA
KELAS  : 1EB03
NPM      : 26219453

UNIVERSITAS GUNADARMA

PENGERTIAN, JENIS, DAN TUJUAN KEBIJAKAN BISNIS, SISTEM PEREKONOMIAN DAN SISTEM PASAR, UNSUR-UNSUR PENTING DALAM AKTIVITAS EKONOMI

Ø    Pengertian Bisnis
Bisnis dalam arti luas merupakan suatu istilah umum yang menggambarkan semua aktivitas dan institusi yang memproduksi barang dan jasa dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Huat, T Chwee. Al (1990), bisnis merupakan suatu sistem yang memproduksi barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan masyarakat kita (business is then simply a system that produces goods and service to satisfy the need of our society).
Menurut Griffin dan Ebert, bisnis merupakan suatu organisasi yang menyedikan barang atau jasa yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan.

Jadi bisnis merupakan suatu kegiatan memproduksi barang dan jasa dengan tujuan memenuhi kebutuhan masyarakat dan juga untuk memperoleh keuntungan/laba.

Ø    Jenis-jenis Kegiatan Bisnis
Aktivitas bisnis dapat dikelompokkan menjadi 3 aktivitas, yaitu :
1.      Aktivitas produksi (production activity), merupakan proes menghasilkan barang atau jasa.
Produk yang dihasilkan terbagi menjadi 3, yaitu produk primer, produk sekunder, dan produk tersier
·  Produk primer, merupakan barang dan jasa yang dihasilkan perusahaan, tidak mengalami perubahan bentuk
·    Produk sekunder, merupakan barang dan jasa yang dihasilkan perusahaan, melalui proses perubahan bentuk/wujud
·    Produk tersier, merupakan hasil produk dari perusahaan yang hanya memfasilitasi atau memberikan layanan jasa terhadap kedua jenis produk tersebut
2.      Aktivitas distribusi (distibution activity), merupakan kegiatan bisnis yang melakukan fungsi pemindahan barang dan jasa,  dari suatu tempat ketempat lainnya
3.      Aktivitas konsumsi (consumption activity), merupakan aktivitas yang mengacu pada kemampuan perusahaan dalam menciptakan permintaan terhadap barang atau jasa yang ditawarkan.

Ø    Jenis-jenis Bisnis
1.       Monopsoni, adalah keadaan dimana satu pelaku usaha menguasai penerimaan pasokan atau menjadi pembeli tunggal atas barang dan/atau jasa dalam suatu pasar komoditas.
Contoh : Penjualan perangkat kereta api di Indonesia. Perusahaan Kereta Api di Indonesia hanya ada satu, yaitu KAI. Oleh karena itu, semua hasil produksi hanya akan dibeli oleh KAI.
2.      Oligopoli, adalah pasar di mana penawaran satu jenis barang dikuasai oleh beberapa perusahaan. Umumnya jumlah perusahaan lebih dari dua tetapi kurang dari sepuluh.
Dalam pasar oligopoli, setiap perusahaan memposisikan dirinya sebagai bagian yang terikat dengan permainan pasar, di mana keuntungan yang mereka dapatkan tergantung dari tindak-tanduk pesaing mereka. Sehingga semua usaha promosi, iklan, pengenalan produk baru, perubahan harga, dan sebagainya dilakukan dengan tujuan untuk menjauhkan konsumen dari pesaing mereka.
Struktur pasar oligopoli umumnya terbentuk pada industri-industri yang memiliki capital intensive yang tinggi, seperti, industri semen, industri mobil, dan industri kertas.
3.      Oligopsoni, adalah keadaan dimana dua atau lebih pelaku usaha menguasai penerimaan pasokan atau menjadi pembeli tunggal atas barang dan/atau jasa dalam suatu pasar komoditas.
4.      Monopoli, berasal dari bahasa Yunani, monos : satu, dan  polein : menjual, yang berarti merupakan suatu bentuk pasar di mana hanya terdapat satu penjual yang menguasai pasar. Penentu harga pada pasar ini adalah seorang penjual atau sering disebut sebagai “monopolis”.

Ø    Tujuan Kebijakan Bisnis
1.      Melindungi usaha kecil dan menengah
2.      Melindungi lingkungan hidup sekitarnya
3.      Melindungi konsumen
4.      Pendapatan pemerintah

Ø    Sistem Perekonomian dan Sistem Pasar
  • Sistem Perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya (SD) yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi pada negara tersebut.

 Berikut ini jenis-jenis sistem perekonomian :
a.       Kapitalisme
Dalam sistem ini, seseorang bebas untuk memiliki kekayaan, memiliki perusahaan, bersaing secara bebas dalam pasar, dan menentukan miliknya kemudian. Dalam hubungannya dengan pasar seseorang bebas memilih dan membuat barang dan jasa yang diinginkan.

b.      Sosialisme
Seseorang secara relatif bebas untuk memilih tempat yang diinginkan, tetapi pemerintah ikut campur tanggan dengan berusaha menyesuaikan kebutuhan individu-individu kepada kebutuhan masyarakat. Dalam pemerintahan sosialis, jika perusahaan penting untuk mendukung perekonomian suatu bangsa dan kebutuhan dapat dipenuhi dengan efisien, maka pemerintah dapat ikut ambil bagian atau memasuki dunia industry dengan bertindak sebagai pemilik.

c.       Komunisme
Komunisme merupakan sistem perekonomian dan suatu bentuk pemerintahan. Pekerjaan ditentukan oleh Negara, dan setiap orang bekerja untuk kepentingan masyarakat. Pemerintah menentukan siapa yang boleh memproduksi barang dan jasa, dan macam barang atau jasa, juga banyaknya, untuk siapa, dan menggunakan alat apa. Kebebasan politik diawasi secara ketat.

d.      Sistem perekonomian campuran
Perekonomian pasar campuran atau mixed market economies  adalah gabungan dari kekuatan–kekuatan sistem perekonomian sosialis dan kapitalis, sekaligus mereduksi atau saling menutupi kelemahan dari dua sistem tersebut dan juga menjadi alternatif yang paling baik dari kedua sistem tersebut.

  • Sistem Pasar adalah tempat bertemunya calon penjual dan calon pembeli barang dan jasa.

Menurut dari bentuk kegiatannya pasar dibagi menjadi 2, sebagai berikut:
a.       Pasar Nyata
Pasar nyata adalah pasar diman barang-barang yang akan diperjual belikan dan dapat dibeli oleh pembeli. Contoh pasar tradisional dan pasar swalayan.

b.      Pasar Abstrak
Pasar abstrak adalah pasar dimana para pedagangnya tidak menawar barang-barang yang akan dijual dan tidak membeli secara langsung tetapi hanya dengan menggunakan surat dagangannya saja. Contohnya pasar online, pasar saham, pasar modal dan pasar valuta asing.

Menurut cara transaksinya pasar dibagi menjadi dua, sebagai berikut:
a.       Pasar Tradisional
 Pasar tradisional adalah pasar yang bersifat tradisional dan konvensional, dimana  para penjual dan pembeli dapat mengadakan tawar-menawar secar langsung. Barang-barang yang diperjual belikan adalah barang yang berupa barang kebutuhan pokok sehari-hari.

b.      Pasar Modern
Pasar modern adalah pasar yang bersifat modern dimana barang-barang diperjualbelikan dengan harga pas dan dengan layanan sendiri. Tempat berlangsungnya pasar ini adalah di mal, plaza, dan tempat-tempat modern lainnya.

Ø    Unsur-unsur Penting dalam Aktivitas Ekonomi

Agar suatu aktivitas ekonomi dapat berlangsung, dibutuhkan 3 unsur yaitu :
1.      Keinginan manusia
Keinginan manusia timbul karena adanya kebutuhan yang harus dipenuhi dalam kehidupannya. Dilihat dari kebutuhannya.
 Keinginan manusia dibedakan menjadi 2 macam, yaitu :
a.       Keinginan pokok adalah keinginan yang pasti dipenuhi oleh setiap manusia dan merupakan kebutuhan utama.
Contoh : setiap manusia memerlukan makanan, yempat tinggal, dan pakaian (biasa disebut sandang, pangan, papan).
b.      Keinginan tambahan adalah keinginan selain keinginan pokok.
Contoh : mobil, motor, handphone, dll.

2.      Sumber-sumber daya
Sumber daya (faktor produksi) dapat dibedakan menjadi :
a.       Sumber Daya Alam, merupakan semuanya yang berasal dari alam
Contoh : Hasil pertanian, perkebunan, peternakan, pertambangan, dan hasil laut
b.      Sumber Daya Manusia, berupa tenaga dan pikiran
Macam-macam tenaga kerja :
·         Tenaga kerja kasar
Contoh : Buruh pabrik
·         Tenaga Kerja Terampil
Contoh : Tukang salon, tukang jahit, chef, dll
·         Tenaga Kerja Terdidik
Contoh : Akuntan, Dokter, Guru, S.Kom., S.Psi., dll
c.       Sumber Daya Buatan Manusia, semua yang dibuat oleh manusia itu sendiri
Contoh : Mesin-mesin, bangunan, jalan raya, dll

3.      Cara-cara berproduksi

SUMBER :
1.      Amirullah dan Imam Hardjanto.2005. Pengantar Bisnis. Yogyakarta: Graha Ilmu
2.      Alma, Buchari.2014. Pengantar Bisnis. Bandung: Alfabeta,CV
3.      renitafebriyanti.wordpress.com/2015/09/29/pengertian-bisnis-jenis-bisnis-dan-tujuan-kebijakan-bisnis/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keberhasilan Koperasi Kredit Yang Dijalankan Jerman, Memacu Indonesia Dalam Menjalankan Koperasi Kredit Sehingga Tergabung Dalam ICA

  Keberhasilan Koperasi Kredit Yang Dijalankan Jerman, Memacu Indonesia Dalam Menjalankan Koperasi Kredit Sehingga Tergabung Dalam ICA ABSTRAK Objektif : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil perbandingan Gerakan Koperasi Jerman dengan Gerakan Koperasi Indonesia. Teknik Analisa : Teknik Analisa yang digunakan adalah Teknik penelitian analisis konten. Sumber Data : Kajian pustaka mencakup informasi yang diperoleh dari sumber yang dipilih melalui website EDEKA, website DEKOPIN, buku Koperasi dalam Teori dan Praktek, buku Koperasi Asas-asas, Teori, dan Praktik, website BPK, website ICA. Metode Penelitian : Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian komparatif, dimana tinjauan pustaka yang digunakan untuk membandingkan keadaan satu variabel atau lebih pada dua atau lebih sampel yang berbeda, atau dua waktu yang berbeda (Sugiyono, 2014:54). Adapun penerapan penelitian komparatif pada penelitian ini digunakan untuk mengetahui perbandingan antara Ger...

Tugas 3 Pengantar Bisnis - Perkembangan Franchise di Indonesia

TUGAS PENGANTAR BISNIS (SOFTSKILL) PERKEMBANGAN FRANCHISE DI INDONESIA DISUSUN OLEH : NAMA     : VALERIE CLARA LAURENSIA NPM        :  26219453 KELAS     : 1EB03 UNIVERSITAS GUNADARMA 2019/2020 Pengertian Produk Produk adalah sesuatu yang dapat ditawarkan kepasar untuk diperhatikan, dimiliki, dipakai, atau dikonsumsi sehingga dapat memuaskan keinginan dan kebutuhan. Dalam pengertian luas, produk mencakup apa saja yang bisa dipasarkan, termasuk benda-benda fisik, jasa manusia, tempat, organisasi, dan idea atau gagasan (Wahyu Saidi, 2007). Jasa adalah produk yang terdiri dari aktivitas, manfaat, atau kepuasan yang dijual, seperti potong rambut, penyiapan pajak, dan perbaikan rumah. Pengertian Merek (Branding) Merupakan simbol pengejawantahan seluruh informasi yang berkait dengan produk atau jasa. Merek biasanya terdiri dari nama, logo dan seluruh el...